Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Faktor Internal dan Eksternal yang mempengaruhi perubahan Organisasi

 

Faktor Eksternal yang mempengaruhi perubahan Organisasi

Sedangkan, lingkungan eksternal adalah komponen lingkungan yang berada diluar organisasi, yaitu:

1)      Pelanggan

Merupakan penggunan produk atau pun jasa dari organisasi. Pelanggan adalah faktor eksternal yang langsung mempengaruhi organisasi. Hal tersebut karena pelanggan adalah penyumbang keuntungan bagi organisasi.

2)      Pensuplai atau Pemasok

Sebuah organisasi tidak dapat menghasilkan sebuah output tanpa adanya input. Pemasok akan bertugas sebagai penginput material yang kita butuhkan, misalnya bahan baku atau bahan kemas. Tanpa adanya pemasok, organisasi tidak dapat memenuhi kebutuhan para pelanggannya. Oleh karena itu, organisasi perlu menjaga hubungan baik dengan faktor eksternal ini.

3)      Pemerintah

Peran pemerintah dalam dunia bisnis adalah sebagai pengawas, pembentuk peraturan, dan pendorong bisnis. Dalam prakteknya, menurut sistem laissez-faire, peran pemerintah harus dibatasi dari segi pembuat aturan agar secara alami tercipta pasar bebas.

4)      Organisasi Pekerja/ Serikat Pekerja

Serikat pekerja merupakan wadah bagi para pekerja untuk menyampaikan aspirasi atau keluhannya. Serikat ini biasanya akan memperjuangkan hak-hak para pekerja terhadap perusahaan.

5)      Kompetitor/ Pesaing

Pesaing merupakan organisasi yang mempunyai output yang sama atau hampir mirip. Sehingga sasaran pelanggan dari organisasi tersebut pun akan sama. Oleh karena itu, kita wajib mewaspadai kompetitor karena bukan hanya mempersempit pasar tetapi mereka dapat mencuri pelanggan kita.

 

Faktor Internal yang mempengaruhi perubahan Organisasi

Lingkungan internal adalah komponen lingkungan yang berada dalam organisasi, yaitu:

1)      Sumber daya manusia (SDM)

SDM merupakan faktor internal yang paling penting. SDM akan mempengaruhi segala aspek mengenai keputusan organisasi kedepannya. Semakin baiknya SDM, maka semakin baik juga organisasi dapat mengantisipasi ancaman baik dari internal maupun eksternal. Oleh karena itu, pemilihan SDM harus selektif dan sesuai kebutuhan organisasi. Baiknya, organisasi memiliki tim yang khusus untuk menyeleksi SDM.

2)      Budaya

Budaya adalah adat yang tercipta dalam organisasi. Hal ini meliputi norma, aturan dan keyakinan yang ada pada organisasi.

3)      Dewan direksi

Dewan ini akan bertugas untuk menentukan tujuan organisasi, penentuan strategi, pengawasan dan pengarahan pada tiap anggota organisasi. Biasanya, dewan direksi sering kita sebut sebagai bagian dari manajemen tingkat tinggi (top management).

4)      Pemegang saham

Yaitu, orang-orang yang memiliki sejumlah saham pada organisasi dan berhak ikut andil dalam pengambilan keputusan atau pengambilan arah tujuan organisasi. Para pemegang saham ini akan menyampaikan hal tersebut dalam rapat pemegang saham.