google-site-verification: google736cbd8d4990f308.html

PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA MERUPAKAN ANCAMAN BAGI KETAHANAN NASIONAL (paper)

 

A. Pendahuluan

            Ketahanan nasional merupakan suatu  kondisi dinamis suatu bangsa yang meliputi seluruh kehidupan nasional yang terintegrasi, berisi keuletan, ketangguhan, dan kekuatan yang mengandung kemampuan mengunakan seluruh kekuatan dalam menghadapi dan mengatasi seluruh tantangan dan ancaman, hambatan dan gangguan  baik yang berada dari luar maupun dari dalam kemudian mampu  tahan terhadap gejolak yang menghantamnya  sehingga mampu mencapai cita – cita nasional bangsa dan untuk menjamin identitas,integritas, dan kelangsungan hidup bangsa dan negara, serta perjuangan mencapai tujuan nasional.

            Banyak  faktor-faktor  yang dapat  mempengaruhi atau mengancam ketahanan nasional salah satunya adalah penyalahgunaan narkoba. Tindak penyalahgunaan narkotika dan obat – obatan berbahaya saat ini telah menjadi ancaman nyata dan sangat berbahya dan merugikan kehidupan manusia dan kehidupan bangsa dan negara. Yang pada gilirannya dapat mengancam ketahanan nasional.oleh karena masalah inilah sehingga penulis  membuat artikel dengan tema  penyalahgunaan narkotika sebagai ancaman bagi ketahanan nasional.

B. Kajian Pustaka
1. Ketahanan Nasional

Berdasrkan konsesi TANNAS  1968  ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan kita dalam menghadapi dalam segala kekuatan  baik  yang datang dari luar maupun dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kehidupan bangsa dan negara indonesia.

            Selanjutnya pada konsepsi kedua pada tahun 1969 ketahanan nasional yaitu keuletan dan daya tahan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan ketahanan nasional dalam menghadapi ancaman  baik dari luar maupun dari dalam yang langsung maupun tidak langsung  membahayakan kelangsungan negara dan bangsa indonesia.jika disimpulkan dari kedua definisi tersebut maka ketahanan nasional adalah  keuletan dan daya tahan,tantangan dari ancaman dari luar maupun dari dalam langsung maupun tidak lansung yang membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia.

            Pengertian lain tentang TANNAS juga tertuang dalam ketetapan MPR nomor II/MPR/1983 tanggal 9 maret 1983 tentang GBHN Bab II f.dikemukakan bahwa

a.       Tannas yaitu kondisi dinamik yang merupakan kondisi dan integrasi dan kondisi tiap – tiap aspek kehidupan bangsa dan negara.yang pada hakekatnya Tannas yaitu kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk dapat menjamin kelangsungan hihupnya menuju bangsa dan negara .

b.      Untuk memungkinkan berlangsungnya pembangunan nasional  yang harus  menuju ketujuan yang kita capai agar kita dapat secara efektif dielakkannya ancaman tantangan dan hambatan dan gangguan yang timbul baik dari luar maupun dari dalam perlu dipupuk terus menerus yang meliputi segala aspek  kehidupan bangsa dan negara.

c.       Berhasilnya pembangunan nasional akan meningkatkan Tannas , selanjutnya Tannas yang tangguh akan mendorong  lagi pembangunan nasional.

2. Narkotika

            Narkoba menurut bahasa yaitu narkotika, psikotropika, obat-obatan terlarang dan zat adiktif. Sehingga Departemen Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan istilah tersebut sebagai Napza merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika dan zat adiktif. Narkoba memiliki kepanjangan yakni narkotika, psikotropika, obat-obatan terlarang, dan zat adiktif.

Selanjutnya dalam UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 1 ayat 1 menyebutkan bahwa narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilngnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan yang dibedakan dalam golongan-golongan

C. Pembahasan

            Ketahanan Nasional adalah   kondisi dinamis suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mangembangkan katahanan dan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi dan mengatasi segala tantangan,hambatan dan ancaman baik yang datang dari luar maupun dari dalam , baik secara langsung maupun tidak lansung yang dapat membahayakan gangguan integritas serta keberlangsungan hidup bangsa dan negara. Kemudian narkoba merupakan merupakan singkatan dan  narkotika dan obat – obatan berbahaya. Narkotika dan obat – obatan berbahaya serta zat adaptif dapat menyebab kan efek dan dampak negatif bagi pemakainya, dampak negatifnya yaitu buruk bagi kesehatan mental dan fisiknya. Meskipun begitu obat – obatan tersebut masih digunakan dalam dunia kedokteran dengan dosis yang telah di tentukan.

            Saat ini indonesia mengalami dilema dan krisis terhadap berbagai dimensi  yang dapat mengancam ketahan nasional salah satu yang amat serius yaitu ancaman narkoba. Narkotika dinilai lebih berbahaya dari ancaman terorisme internasional.

            Indonesia adalah salah satu dengan jumlah penduduk yang tinggi dengan letak geografis yang menguntungkan.hal ini yang menyebabkan mudahnya akses narkoba masuk ke Indonesia dan tentu saja masuknya narkoba sangat berpengaruh terhadap ketahanan nasional bangsa. Indonesia masuk sindikat narkotika dunia.tentunya hal ini bukan suatu keadaan yang baik. Tetapi Indonesia sudah terpetakan dalam sindikat jaringan narkotika dan obat- obatan berbahaya kelas internasional. Pada masa kini sudah banyak kejadian  penyalahgunaan narkoba di indonesia, contohnya saja pelajar yang harus melaksanakan ujian dalam tahanan karena mereka kedapatan memakai ganja di hutan. 

            Sistem nilai dalam budaya ketimuran nyaris hilang diterjang cara pandang yang berbeda – beda. Dan yang mebuat miris adalah serangan narkotika dan obat –obatan terlarang terhadap generasi muda indonesia. Entah  seperti apa ketahan  nasional indonesia, ketika generasi masa muda  kini terus menerus diserang dan dilumpuhkan oleh narkoba. Generasi muda adalah generasi penerus bangsa untuk mewujudkan suatu bangsa yang  lebih baik. Namun pada masa kini sudah banyak pemuda yang sudah terjebak dalam lingkaran hitam narkoba, baik menjadi pengedar maupun pemakai. Seperti yang kita ketahui bahwa narkotika memiliki efek yang sangat buruk terutama fisik, emosi dan perilaku.

Adapun dampak perubahan fisik yaitu muka pucat, berat badan turun, dan kekebalan tubuh lemah sehingga mudah terserang penyakit,apabila kita memiliki generasi bangsa yang sakit – sakitan bangsa ini akan hancur berkeping – keping karena stabilitas nasional akan terganggu,semua pekerjaan terutama pemerintahan akan hancur karena tidak optimalnya  kinerja dari generasi penerus untuk melakukan hal- hal yang sifatnya membangun bangsa

            Adapun dampak perubahan emosi dan perilaku yaitu sangat sensitif dan mudah bosan, malas suka membangkang, malas, sering melalaikan tanggung jawab, suka mencuri,suka berbohong dan masih banyak lagi.jika Indonesia memiliki generasi seperti ini bangsa lain akan memandan bangsa indonesia sebagai bangsa yang lemah. Akibatnya bangsa Indonesia akan terkucilkan dari pergaulan lingkup internasional dan memungkinkan berkurangnya kerja sama negara luar dengan negara Indonesia.  dampak narkoba akan menghancurkan ketahanan bangsa itu sendiri dimulai dari individu dan pribadi, kemudian menyebar dalam suatu bahtera keluarga, yang  kemudian meluas ketingkat lokal dan meluas lagi ketingkat daerah dan lama kelamaan akan sampai ketingkat nasional.

            Lebih spesifik lagi dampak adany apenyalahgunaan narkoba pada sendi – sendi ketahanan bangsa meliputi bidang pertahanan dan keamanan, ideologi , politik, ekonomi, sosial dan budaya.

            Dibidang pertahanan dan keamanan dari penyalahgunaan narkoba yang semakin marak di Negri ini adalah menurunnya patriotisme, nasionalisme, dan sikap bela negara

            Dibidang ideologi dari penyalahgunaan narkoba dampaknya adalah adanya hedonisme dan kebebasan tanpa batas.maksdnya yaitu pandangan yang menganggap kesenangan dan kenikmatan materi sebagai tujuan utama dalam hidup. Maka dampak yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba yaitu timbulnya perilku konsumtif dan kebebasn tanpa batas yang dapat menimbulkan kebebasan  yang tidak bertanggung jawab.

Dibidang politik dari penyalahgunaan norkoba berdampak pada timbulnya apatisme atau sikap tida perduli terhadap apa yang sedang terjadi di lingkungannya dan konsep dasar politik yang kotor.

            Kemudian dampak ekonomi dari penyalahgunaan narkoba yaitu berpengaruh pada kemalasan untuk berusaha,menurunnya produktifitas kerja,meningkatnya kejahatan dll. Serta dampak  pada kondisi sosial budaya yaitu terjadinya penurunan moral atau kemerosotan nilai moralpada masyarakat.

            Kesemua dampak yang terjadi di semua bidang itu  sangat tidak sesuai dengan kepribadian bangsa indonesia  yang berlandaskan pancasila yang memiliki karakter ketuhanan yang maha esa, kemanusian yang adil dan beradap  persatuan indonesia,kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan serta dengan menjunjung  keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.

             Dengan demikian proses penyalahgunaan narkoba menghancurkan ketahanan bangsa yang dimulai dari tingkat individu yang kemudian akan berkembang lebih luas dan mencakup kehidupan berbangsa dan bernegara diantaranya bidang keamanan dan pertahanan, bidang psikologi, bidang ekonomi dan bidang sosial dan budaya. Yang kesemua dampak ini sangat bertentangan dengan karaakter bangsa indonesia yang berlandaskan pancasila yang jika dibiarkan terus - menerus  dan tidak ada solusi untuk menyelesaikan nya ditambah dengan arus globalisai dan masuknya budaya asing dalam negri.

 

D. Penutup
1. Kesimpulan

Ketahanan Nasional adalah   kondisi dinamis suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mangembangkan katahanan dan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi dan mengatasi segala tantangan,hambatan dan ancaman baik yang datang dari luar maupun dari dalam , baik secara langsung maupun tidak lansung yang dapat membahayakan gangguan integritas serta keberlangsungan hidup bangsa dan negara. Kemudian narkoba merupakan merupakan singkatan dan  narkotika dan obat – obatan berbahaya. Narkotika dan obat – obatan berbahaya serta zat adaptif dapat menyebab kan efek dan dampak negatif bagi pemakainya, dampak negatifnya yaitu buruk bagi kesehatan mental dan fisiknya. Selain berdampak pada kesehatan mental dan fisik penyalahgunaan narkoba  juga berdampak pada ketahanan Nasionaldalam hal ini berdampak pada kondisi keamanan dan pertahan,psikologi ,ekonomi dan sosial politik.

2. Saran

            Penyalahguaan narkoba sangat berdampak pada ketahanan nasional bangsa  dan negara indonesia yang jika dibiarkan secara terus menerus  tanpa ada  penyelesaian atau solusi untuk mengatasi tindakan haram ini akan dapat mengakibatkan kehancuran kedaulatan bangsa indonesia. Oleh karenanya agar tidak  terjadi secara berkelanjutan diharapkan kepada segenap warga  indonesia  baik dari masarakat sipil maupun pemerintah untuk bersama - sama menjaga  dan mengawasi tindak kejahatan narkoba ini. Terutama untuk pembuat kebijakan diaharapkan mampu membuat kebijakan yang dapat memberi efek jerah bagi  pengedar maupun pemakai narkoba, selanjutnya penanaman nilai moral kepada setiap generasi muda, yaitu dengan memberikan pemahaman akan dampak negatif dari pengunaan narkoba dan  menanamkan nilai – nilai agama kepada setiap kalangan masyarakat, terutama anak muda. Karna anak muda adalah calon penerus masa depan bangsa. Dengan demikian harapan   cita –cita bangsa indonesia menjadi bangsa yang maju, bermartabat dan  berdaulat dapat terwujud.

E.Daftar Pustaka

Annonimous  ket. MPR No. Kep. II/MPR/9/1983

Efenndi,NK.(1991).Polastranas (suatu pengantarpengkajian mendukung implementasi wasantara Tannas.LEMNANNAS

Hamid, Badar. 2013 narkoba adalah ancaman keberlangsungan hidup bangsa.di unduh di http://www.slide share net./BADAR_HAMID/narkoba-adalah-ancaman-bagi-kehidupan-bangsa.

Undang No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

.

Belum ada Komentar untuk "PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA MERUPAKAN ANCAMAN BAGI KETAHANAN NASIONAL (paper)"

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan Sopan dan sesuai Pembahasan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel