google-site-verification: google736cbd8d4990f308.html

Pengangguran: Pengertian Pengangguran, Definisi Pengangguran menurut Para Ahli dan Jenis Jenis Pengangguran


Jenis Jenis Pengangguran Berdasarkan Penyebabnya

Pengertian Pengangguran

Pengangguran adalah masalah yang timbul pada individu yang diakibatkan karena tidak adanya pekerjaan, lowongan kerja maupun keahlian yang berdampak pada pendapatan individu yang memengaruhi gaya hidup individu. Pengangguran merupakan masalah sosial yang harus ditangani serius, karena dengan banyaknya pengangguran akan melahirkan kejahatan kejahatan sosial lainnya seperti: pencurian, penculikan, premanisme dan lain lain.


Definisi lain juga dari pengangguran adalah banyaknya orang yang mencari pekerjaan pada saat usia kerja. Seseorang dikatakan menganggur ketika orang pada usia kerja (18-55) yang sedang mencari pekerjaan dan tidak dapat menemukannya. Dengan kata lain, sesorang yang pada usia kerja akan tetapi pada saat tersebut (saat dilakukan survey) tidak mencari kerja dikatakan tidak mengganggur. Misalkan saja, orang yang sedang cuti dalam waktu tertentu. Kondisi menyebabkan tingkat pengangguran cenderung tidak tetap (bergerak) dari waktu ke waktu.


Definisi pengangguran dalam arti luas adalah penduduk yang tidak berkerja tetapi sedang mencari perkerjaan atau sedang mempersiapkan suatu usaha baru atau penduduk yang tidak mencari pekerjaan karena sudah diterima bekerja tetapti mulai bekerja.

Definisi Pengangguran Menurut Para Ahli

Ada beberapa ahli yang memberikan pendapatnya tentang definisi pengangguran yaitu:

·      Menurut Mankiw

Pengangguran adalah masalah makroekonomi yang mempengaruhi manusia secara langsung dan merupakan yang paling berat. Kebanyakan orang kehilangaan pekerjaan berarti penurunan standar kehidupan dan rekanan psikologis. Jadi tidaklah mengejutkan jika pengangguran menjadi topik yang sering dibicarakan dalam perdebatan politik dan para politis sering mengklaim bahwa kebijakan yang mereka tawarkan akan membantu menciptakan lapangan kerja.

·      Menurut Nanga

Pengangguran (unemployment) merupakan kenyataan yang dihadapi tidak saja oleh negara-negara sedang berkembang (developing countries), akan tetapi juga negara-negara yang sudah maju (developed countries). Secara umum, pengangguran didefinisikan sebagai suatu keadaan dimana seseorang yang tergolong dalam kategori angkatan kerja (labor force) tidak memiliki pekerjaan dan secara aktif sedang mencari pekerjaan.

·      Menurut Sukirno


Seseorang yang tidak bekerja tetapi secara aktif mencari pekerjaan tidak dapat digolongkan sebagai penganggur. Selain itu pengangguran diartikan sebagai suatu keadaan dimana seseorang yang tergolong dalam angkatan kerja ingin mendapatkan pekerjaan belum dapat memperolehnya.


Jenis Jenis Pengangguran

Pengangguran muncul karena beberapa penyebab. Berdasarkan penyebabnya pengangguran dapat digolongkan sebagai berikut,

·         Pengangguran Konjungtur

Pengangguran konjungtur diakibatkan oleh kemunduran perekonomian, jika suatu perusahaan mengalami defisit atau kemunduran maka perusahaan tersebut akan memangkas kegiatan produksi, baik mengurangi produk maupun tenaga kerja. Dari pengurangan tenaga kerja tersebut akan menghasilkan pengangguran dalam masyarakat. Atau lebih singkatnya pengangguran konjungtur adalah pengangguran yang disebab oleh siklus perubahan kegiatan perekonomian.

·         Pengangguran Teknologi

Jenis pengangguran ini diakibatkan oleh kemajuan teknologi, dimana teknologi teknologi canggih menggantikan peran manusia sebagai tenaga kerja. Perusahaan lebih memilih menggunakan teknologi dari pada menggunakan tenaga manusia, karena tekologi dinilai efektif dalam menambah kinerja perusahaan. Contoh teknologi yang mengganti manusia sebagai tenaga kerja adalah penggunaan robot pada pabrik mobil.

·         Pengangguran Musiman

Pengangguran musiman merupakan pengangguran yang disebabkan oleh pengaruh musim. Pada saat musim tanam dan panen, banyak petani yang turun ke sawah dan ladang untuk melakukan aktivitas mereka. Namun, di saat selang waktu antara kedua musim tersebut petani tidak banyak melakukan aktivitas. Mereka hanya menggembalakan ternak atau sekadar istirahat di rumah. Pada saat ini, petani merupakan pengangguran musiman.

·         Pengangguran Struktural
Pengangguran yang disebabkan oleh adanya perubahan struktur dan kegiatan ekonomi sebagai akibat perkembangan ekonomi. Ada dua kemungkinan yang menyebabkan pengangguran struktural, yaitu menurunnya permintaan dan teknik produksi yang semakin canggih.
Permintaan Menurun
Salah satu contoh pengangguran struktural yang disebabkan oleh berkurang-nya permintaan ialah pengangguran yang terjadi di kalangan tukang jahit dan tukang sepatu tradisional. Hal ini disebabkan oleh adanya perkembangan industri garmen atau konveksi dan industri sepatu modern. Para konsumen lebih suka membeli baju dan sepatu siap pakai.

Makin Canggihnya Teknik Produksi
Faktor ini memungkinkan suatu perusahaan pada waktu yang sama menaikkan produksi sekaligus mengurangi tenaga kerja. Mesin berat dapat digunakan untuk mendorong dan meratakan tanah atau menggali parit untuk membersihkan kawasan. Penggunaan mesin-mesin ini akan mengurangi tenaga manusia yang diperlukan dalam kegiatan membangun jalan raya.

·         Pengangguran Normal

Pengangguran yang disebabkan memang belum mendapat pekerjaan karena pendidikan dan keterampilan yang tidak memadai. Dari uraian di atas dapat kita simpulkan beberapa hal yang menye-babkan pengangguran sebagai berikut.
  • o   Penduduk yang relatif banyak, sedangkan lapangan kerja atau lapangan usaha belum dapat menampung.
  • o   Pendidikan dan keterampilan yang rendah dan tidak siap kerja.
  • o   Teknologi yang semakin modern.
  • o   Pengusaha yang selalu mengejar keuntungan dengan cara melakukan penghematan-penghematan.
  • o   Ketidakstabilan perekonomian, politik, dan keamanan suatu negara


·         Pengangguran Terselubung (Diseguiseed Unemployment)
Seorang lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Program Teknologi Pertanian, karena sesuatu hal terpaksa bekerja sebagai pelayan toko, yang sebenarnya tidak sesuai dengan bakat dan keterampilannya. Lulusan ini merupakan pengangguran terselubung. Pengangguran terselubung merupakan tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena sesuatu alasan tertentu, misalnya karena tidak memperoleh suatu pekerjaan yang sesuai dengan bakat dan kemampuannya.

·         Pengangguran Terbuka (Open Unemployment)
Pengangguran terbuka adalah tenaga kerja yang sungguh-sungguh tidak mempunyai pekerjaan. Ada yang sudah berusaha secara maksimal tapi belum memperoleh pekerjaan, tetapi ada juga yang tidak berusaha mencari pekerjaan karena malas.






Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel