google-site-verification=g0K1JbbQniujHA0zKBw8OsIVck78u9C4Ik9jSnUtiDY Pengertian Bauran Pemasaran (Marketing Mix) dan Unsur / Komponen Bauran Pemasaran (Marketing Mix) - Calonmanejer.com

Pengertian Bauran Pemasaran (Marketing Mix) dan Unsur / Komponen Bauran Pemasaran (Marketing Mix)

Pengertian Bauran Pemasaran dan Unsur / Komponen Bauran Pemasaran

Pengertian Pemasaran

Dalam menjalankan aktivitas perusahaan, pemasaran merupakan salah satu aspek penting dalam pencapaian tujuan perusahaan yaitu memperoleh profit. Menurut Kotler dan Armstrong  Pemasaran adalah proses dimana perusahaan menciptakan nilai bagi pelanggan dan membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan, dengan tujuan menangkap nilai dari pelanggan sebagai imbalannya.

Manajemen Pemasaran menurut Kotler adalah analisis, perencanaan implementasi dan penyediaan dari program - program yang dirancang untuk menciptakan membangun dan memelihara pertukaran yang menguntungkan dengan membeli sasaran untuk mencapai tujuan perusahaan.manajemen pemasaran meliputi mengatur permintaan,yang selanjutnya mencakupi mengatur hubungan dengan pelanggan.

Untuk tercapainya tujuan dari pemasaran, perusahaan harus menerapkan bauran pemasaran atau marketing mix. Kotler berpendapat bahwa bauran pemasaran adalah seperangkat alat pemasaran teknis yang dapat dikendalikan, yang dipadukan oleh perusahaan untuk menghasilkan respons yang diinginkan dalam pasar sasaran.

Bauran pemasaran (marketing mix) terdiri dari 4 (empat) komponen/unsur dalam strategi pemasaran yang disebut 4P, yaitu:
1.                Produk (product)
2.         Harga (price)
3.         Tempat (place)
4.         Promosi (promotion)                

  •           Produk (Product)

Menurut Kotler dan Keller mengartikan produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan, dimiliki, digunakanatau dikonsumsi sehingga dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen.
Kotler menggolongkan produk dengan berbagai macam sudut pandang yaitu:
1)      Penggolongan produk berdasarkan daya tahan atau berwujud tidaknya
  • Barang tidak tahan lama (nondurable goods), merupakan produk berwujud yang biasanya habis dikonsumsi dalam satu atau beberapa kali pemakaian, misalnya makanan, minuman obat-obatan dan lain-lain
  • Barang tahan lama (durable goods), merupakan barang berwujud yang biasanya tahan lama dengan banyak pemakaian, misalnya mobil, televisi, telepon dan lain-lain. Jasa (service), jasa bersifat tidak berwujud dan tidak dapat dipisahkan serta mudah habis.
2)      Penggolongan produk berdasarkan siapa konsumennya dan untuk apa produk tersebut dikonsumsi.
·         Barang konsumen (consumer’s goods), barang yang dikonsumsi untuk kepentingan konsumen akhir.
·         Barang industri adalah barang-barang yang dikonsumsi/dibeli untuk keperluan lain, yaitu untuk diubah, diproduksi menjadi barang lain kemudian dijual kembali, atau untuk dijual kembali tanpa melakukan perubahan fisik.  

·         Harga

Harga adalah sejumlah uang yang dikeluarkan atau  untuk mendapatkan  dan memperoleh sebuah produk dan pelayanan. Penetapan harga dipengaruhi oleh permintaan produk, target pangsa pasar, reaksi pesaing, strategi penetapan harga, bagian lain di luar bauran pemasaran dan biaya operasional. Penetapan harga mempunyai beberapa maksud atau tujuan tertentu.  Tjiptono (2004) menyatakan pada dasarnya ada empat jenis tujuan penetapan harga yaitu:
1) Tujuan berorientasi pada laba
2) Tujuan berorientasi pada volume
3) Tujuan berorientasi pada citra
4) Tujuan berorientasi pada harga

  •     Promosi (Promotion)


Promosi merupakan salah satu peubah di dalam bauran pemasaran yang sangat penting dilaksanakan oleh perusahaan dalam memasarkan produknya.  Pada dasarnya promosi adalah semua kegiatan yang bermaksud mengomunikasikan atau menyampaikan suatu produk kepada pasar sasaran untuk memberi informasi tentang keistimewaan, kegunaan dan yang paling penting adalah tentang keberadaannya, untuk mengubah sikap ataupun mendorong orang untuk bertindak (dalam hal ini membeli).Tujuan utama dari promosi adalah menginformasikan, mempengaruhi dan membujuk serta mengingatkan konsumen.

Sementara itu Tjiptono (2004) mengklasifikasikan tujuan promosi sebagai efek dari komunikasi sebagai berikut:
1.      Menimbulkan persepsi pelanggan terhadap suatu kebutuhan.
2.      Memperkenalkan dan memberikan pandangan tentang suatu produk kepada konsumen.
3.      Mendorong pemilihan terhadap suatu produk.
4.      Membujuk pelanggan untuk membeli suatku produk.
5.      Mengimbangi kelemahan unsur barang pemasaran lain.
6.      Menanamkan Citra produk dan perusahaan.

  •      Lokasi/tempat


Kotler menyatakan bahwa lokasi (Place) adalah suatu strategi yang menentukan dimana dan bagaimana kita menjual suatu produk tertentu. Yang terpenting dalam strategi ini adalah menetapkan lokasi, distributor atau outlet dimana konsumen dapat melihat dan membeli barang yang ditawarkan itu. Place dalam elemen bauran pemasaran ini adalah lokasi. Lokasi merupakan keputusan organisasi mengenai tempat operasinya dengan semua kegiatan-kegiatan organisasi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel