google-site-verification: google736cbd8d4990f308.html

Pengertian dan Tujuan Studi Kelaykan Bisnis


Pengertian


Pengertian dan Tujuan Studi Kelaykan Bisnis


Studi kelayakan juga sering disebut dengan feasibility study yang merupakan bahan pertimbangan dalam mengambil suatu keputusan, apakah menerima suatu gagasan usaha atau proyek yang direncanakan atau menolaknya.

           

Pengertian layak dalam penilaian sebagai studi kelayakan maksudnya adalah kemungkinan dari gagasan usaha atau proyek yang akan dilaksanakan memberikan manfaat (benefit), baik dalam arti financial benefit maupun dalam arti social benefit. Layaknya suatu gagasan usaha atau proyek dalam arti social benefit, tidak selalu menggambarkan layak dalam arti financial benefit dan begitu pula sebaliknya, hal ini tergantung dari segi penilaian yang dilakukan



Tujuan Studi Kelayakan Bisnis

Studi kelayakan bisnis memilki  tujuan penting untuk pihak pihak tertentu. Adaputujuan hukum bisnis adalah :

·         Bagi pihak investor

Studi kelayakan bisnis ditujukan untuk melakukan penilaian dari kelayakan usaha atau proyek atau proyek untuk menjadi masukan yang berguna karena sudah mengkaji berbagai  aspek seperti aspek pasar, aspek teknis dan operasi, aspek organisasi dan manajemen, aspek lingkungan dan aspek finansia secara komprehsif dan setail sehingga dapat dijadikan dasar bagi investor untuk membuat keputusan investasi secara lebih objektif.


·         Bagi Analisis

Studi kelayakan bisnis adalah suatu alat yang berguna yang dapat dipakai sebagai penunjang  kelancaran tugas tugasnya dalam melakukan penilaian suatu usaha baru, pemgemabangan usaha atau menilai kembali usaha yang sudah ada.


·         Bagi Masyarakat

Hasil studi kelayakan bisnis merupakan suatu peluang untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat  baik yang terlibat langsung maupun yang mucul diakibat  adanya nilai tambah sebagai akibat dari adanya usaha atau proyek tersebut


·         Bagi Pemerintah

Sudut pandang Mikro: dari sudut pandang mikro hasil studi kelayakan ini bagi pemerintah terutama untuk tujuan pengembangan sumber daya baik dalam pemanfaatan sumber sumber alam maupun sumber daya manusia, berupa penyerapan tenaga kerja.


Selain itu adanya usaha baru atau berkembangnya usaha lama sebagai hasil studi kelayakan bisnis yang dilakukan individu atau badan usaha terntunya akan menambah pemasukan pemerintah baik dari pajak pertambahan nilai (PPN) maupun dari pajak penghasilan (PPH) dan retribusi berupa perizinan, biaya pendaftaran dan administrasi, dan lainnya yang layak diterima sasuai dengan ketentuan yang berlaku.


Sudut pandang makro: secara makro pemerintah dapat berharap dari keberhasilan studi kelayakan bisnis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah ataupun nasional sehingga tercapai pertumbuhan PDRB dan kenaikan income perkapita.

Ilmu Penunjang Studi Kelayakan Bisnis
Pertimbangan yang menunjukan  pentingnya studi kelayakan Bisnis terlihat dari semakin luas cakupannya dari studi ini seperti:

·         Studi tentang pasar, tidak dapat dilakukan dengan baik tanpa dukungan ilmu manajemen pemasaran

·         Studi finansial, harus didasarkan pada pemahaman terhadap manajemen Keuangan dan ilmu akuntasi yang baik.

·         Studi teknis dan manajemen perlu ada dukungan pengetahuan dasar mengenai manajemen operasi.

·         Teori struktur organisasi dan personalia serta konsep konsep lain yang diperlukan untuk menyempurnakan hasil studi.

·         Studi kelayakan juga mempunyai keterkaitan dengan pemerintah dan masyarakat. Pemerintah perlu melakukan studi kelayakan bisnis terutama untuk melihat dampak dari adanya usaha tersebut bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berhubungan dengan penyerapan tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi, dan penerimaan pajak tambah nilai dari produk yang dihasilkan dari usaha tersebut ataupun pajak penghasilan.




0 Response to "Pengertian dan Tujuan Studi Kelaykan Bisnis "

Post a comment

Berkomentarlah dengan Sopan dan sesuai Pembahasan

Note: only a member of this blog may post a comment.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel