google-site-verification: google736cbd8d4990f308.html

Pengertian Payback Period, Kelebihan, Kelemahan dan Contoh Soal Payback Period

Pengertian Payback period

Payback Period adalah waktu yang diperlukan untuk menutup kembali biaya investasi (initial investment) yang telah dikeluarkan. Perhitungan payback period dengan menggunakan berapa lama net cash/low mampu menutup biaya investasinya.
Kelebihan
Metode ini memiliki beberapa keunggulan diantaranya: kesederhanaan cara perhitungan (simple), telah menggunakan net cashflow dan tidak menggunakan laba akuntansi (accounting profit). Metode ini masih banyak digunakan sebagai pelengkap perhitungan kelayakan usaha dengan menggunakan NPV method dan IRR method.
Kelemahan
Metode ini juga memiliki beberapa kelemahan. Kelemahan mendasar adalah berapa lama Payback period yang ideal? Metode ini tidak bias menjawab, karena kriteria penetapan maksimum Payback period ditentukan secara subjektif oleh pemilik proyek atau perusahaan.

Kelemahan lain adalah pada metode ini tidak mempertimbangkan nilai waklu dari uang sehingga net cashflow yang diperoleh tidak didiskontokan untuk menghitung nilai sekarang dari net cashflow untuk menutup biaya investasinya.

Kriteria Penerimaan/Penolakan Proyek:

Terima proyek (feasible), jika payback period proyek <=maksimum payback period yang ditetapkan. Dan tolak proyek (not feasible), jika payback period proyek >maksimum payback period yang ditetapkan.

Contoh Soal:

PT. Maju jaya sedang mempertimbangkan suatu usulan investasi yang akan menelan biaya investasi sebesar Rp 1.000 milyar. Perusahaan telah memproyeksikan bahwa dari investasi tersebut akan dihasilkan net cashflow. pada tahun ke-l hingga tahun ke-5 sebagai berikut Rp 200 Milyar, Rp 400 Milyar, Rp 400 Milyar, Rp 300 Milyar, Rp 200 Milyar. Perusahaan menetapkan kriteria penerimaan/penolakan proyek sebagai berikut diterima proyek jika maksimum Payback period selama 3 tahun, dan tolak proyek jika Payback period proyek lebih dari 3 tahun.

Pertanyaannya

Hitunglah Payback period proyek ini dan tentukan apakah proyek tersebut layak/tidak layak sesuai kriteria Payback Period.

Jawab:
Pengertian Payback Period dan Contoh Soalnya

Bedasarkan hitungan di atas dapat diketahui bahwa total biaya investasi sebesar Rp 1.000 milyar baru semua tertutupi pada akhir tahun ke-3, sehingga dapat dikatakan bahwa Payback period proyek ini adalah 3 tahun. Karena Payback Period proyek termasuk : maksimum Payback period yang diminta maka proyek ini diterima (feasible).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel