google-site-verification=g0K1JbbQniujHA0zKBw8OsIVck78u9C4Ik9jSnUtiDY Keunggulan dan kekuatan Kepemimpinan Melayani - Calonmanejer.com

Keunggulan dan kekuatan Kepemimpinan Melayani


Kelebihan Model Kepemimpinan Melayani

Di dalam tahap perkembagan yang ada, penelitian tentang kepemimpinan yang melayani membuat sejumlah kontribusi positif untuk bidang kepemimpinan.
·      Pertama, walaupun ada pendekatan kepemimpinan lain seperti kepemimpinan transformasional dan dapat diandalkan yang mencakup dimensi etis, kepemimpinan yang melayani unik karena hal itu membuat ketidakegoisan sebagai komponen dan proses kepemimpinan. Kepeinimpinan yang melayani menyatakan secara tegas bahwa pemimpin harus mendahulukan pengikut, berbagi kontrol dengan pengikut, serta mendukung perkembangan mereka. ini adalah satu-satunya pendekatan kepemimpinan yang membatasi proses kepemimpinan, di sekitar prinsip tentang kepedulian terhadap orang lain.
·      Kedua, kepemimpinan yang melayani menyediakan pendekatan yang provokatif dan bertentangan dengan naluri tentang penggunaan pengaruh atau kekuasaan, dalam kepemimpinan. Hampir dan semua teori kepemimpinan yang lain memperlakukan pengaruh sebagai faktor positif dalam proses kepemimpinan, tetapi kepemimpinan yang melayani justru sebaliknya. Hal itu menyatakan bahwa pemimpin seharusnya tidak mendominasi, memerintah, atau mengontrol. Tetapi, pemimpin seharusnya berbagi kendali dan pengaruh. Tujuan kepemimpinan yang melayani adalah untuk menyerahkan kendali, bukan mencari kendali. Kepemimpinan yang melayani adalah proses memengaruhi yang tidak mclibatkan pengaruh dalam cara tradisional.
·      Ketiga, bukannya menyatakan bahwa kepemimpinan yang melayani sebagai penyembuh universal, penelitian tentang kepemimpinan yang melayani telah menunjukkan bahwa ada kondisi di mana kepemimpinan yang melayani bukan jenis kepemimpinan yang disukai. Temuan mengindikasikan bahwa kepemimpinan yang melayani mungkin tidak efektif dalam konteks di mana pengikut tidak terbuka untuk dipandu, didukung, dan diberdayakan. Kesiapan pengikut untuk menerima kepemimpinan yang melayani mengurangi keefektifan dengan memimpin dan pendekatan ini (Liden, Wayne, et aI., 2008).
·      Keempat, penelitian terbaru telah menghasilkan ukuran yang lengkap tentang kepemimpinan yang melayani. Dengan menggunakan metodologi yang sulit, Liden, Wayne et al. (2008) mengembangkan dan membuktikan Kuesioner Kepemimpinan yang Melayani (Servant Leadership Questionnaire/SLQ), yang ada di bagian akhir bab. Hal itu mengandung 28 pernyataan yang mengidentiflkasi tujuh dimensi berbeda dan kepemimpinan yang melayani. Penelitian menunjukakn bahwa SLQ itu unik dan mengukur aspek kepemimpinan yang berbeda dan mereka yang diukur oleh teori transformasional dan pertukaran pemimpin-pengikut (Liden, Way,w, et al., 2008; Schaubroeck, Lam, & Peng, 2011). SLQ telah terbukti menjadi instrumen yang cocok untuk digunakan, dalam penelitian tentang kepemimpinan yang melayani dimasa depan.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel